Panduan
Cara Mencatat Odalan Merajan dan Pura agar Tidak Terlewat

Setiap merajan dan pura memiliki hari piodalan sendiri. Agar tidak terlewat, kuncinya adalah mengetahui aturan odalannya, bukan hanya tanggal Masehi tahun lalu, karena tanggal Masehinya selalu bergeser.
Dua jenis aturan odalan
1. Odalan pawukon (setiap 210 hari)
Odalan ditetapkan pada kombinasi saptawara, pancawara, dan wuku, misalnya Anggara Kliwon wuku Medangsia. Awig-awig Desa Adat Tanjung Bungkak, misalnya, mencantumkan aturan seperti ini. Odalan berulang setiap 210 hari, sehingga dalam setahun bisa terjadi satu atau dua kali. Untuk contoh tersebut, jadwal berikutnya adalah:
| Tanggal | Pawukon |
|---|---|
| Sel, 2 Feb 2027 | Anggara Kliwon, Medangsia |
| Sel, 31 Agu 2027 | Anggara Kliwon, Medangsia |
| Sel, 28 Mar 2028 | Anggara Kliwon, Medangsia |
2. Odalan sasih (sekitar setahun sekali)
Odalan ditetapkan pada sasih dan penanggal/pangelong tertentu, misalnya Purnama Kapat. Karena mengikuti bulan, odalan ini datang kurang lebih setahun sekali. Contoh Purnama Kapat berikutnya:
| Tanggal | Penanggalan | Pawukon |
|---|---|---|
| Jum, 15 Okt 2027 | Purnama 15 Kapat | Sukra Kliwon, Medangkungan |
| Sel, 3 Okt 2028 | Purnama 15 Kapat | Anggara Wage, Dungulan |
Dua hal yang perlu dipastikan
- Tanggal dengan dua angka tithi. Sesekali satu tanggal Masehi memuat dua angka penanggal atau pangelong. Jika tanggal acuan odalan seperti itu, tanyakan kepada pengempon angka mana yang dipakai. Jangan menjadwalkan dua odalan hanya karena kedua angka cocok.
- Sasih nampih. Bila acuan jatuh pada sasih sisipan (nampih), aturan perulangannya bisa berbeda antar pura. Pastikan dengan pengempon atau ahli setempat.
Mencatat odalan di Kalender Bali Lengkap
- Buka tab Keluarga, ketuk tambah, lalu pilih Odalan pawukon atau Odalan sasih.
- Beri nama, misalnya “Merajan” atau “Pura Dalem”, lalu pilih tanggal acuan yang sudah diketahui, misalnya tanggal odalan terakhir.
- Periksa bagian Periksa hasil: hari pawukon atau sasih acuan dan jadwal berikutnya. Untuk tanggal dengan dua tithi, pilih satu sesuai pengempon.
- Tambahkan catatan persiapan seperti banten atau ayahan, aktifkan pengingat hingga 7 hari sebelumnya, lalu simpan.

Tanggal pada artikel ini dihitung dengan balinese-date-js-lib 0.4.3, mesin yang sama dengan aplikasi Kalender Bali Lengkap, dan belum disertifikasi ahli kalender Bali. Cocokkan jadwal upacara dengan keluarga, pengempon, atau ahli setempat. Tentang sumber dan validasi.


